Ada beberapa tanda ketika pelanggan akan pergi meninggalkan Anda. Tanda-tanda inilah yang harus Anda waspadai. Sebab, lebih mudah mempertahankan konsumen lama dibanding mencari yang baru. Dari sisi marketing, memertahankan pelanggan lama juga lebih murah dibanding mengakuisis pelanggan baru.

Sebuah bisnis juga harus memikirkan bagaimana cara mengontak pelanggan lama agar mau melakukan repeat order. Jika hal ini diabaikan, bisnis  berpotensi kehilangan pelanggan. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk tahu tanda pelanggan akan meninggalkan Anda  

Baca juga: Ternyata, Lebih Mudah Mempertahankan Konsumen Lama Dibanding Mencari yang Baru!

5 Tanda Pelanggan Akan Pergi Meninggalkan Anda

tanda pelanggan akan pergi
5 tanda pelanggan akan pergi

Pelanggan Sering Komplain 

Sebenarnya komplain atau keluhan merupakan tanda keterlibatan pelanggan. Pelanggan yang mengajukan komplain menunjukkan bahwa ia ingin bisnis memperbaiki layanannya. Supaya bisnis Anda bisa menjadi lebih baik ke depannya.

Akan tetapi, ketika keluhan memiliki intensitas yang sering, itu merupakan tanda pelanggan akan meninggalkan Anda. Ada dua alasan yang biasanya mendasari pelanggan sering memberikan komplain:

  • Masalah mereka tidak ditangani dengan baik, dan
  • Mereka mengalami masalah yang  sama secara berulang.

Apa pun alasannya, setiap keluhan yang taak diatasi dengan baik  akan menguji kesabaran pelanggan. Ini membuat mereka semakin tak ingin menggunakan produk Anda. Akan sangat mungkin mereka memutuskan pindah ke kompetitor Anda.

Pelanggan Tak Memberi Respon

Pelanggan tak memberi respon merupakan tanda pelanggan akan pergi meninggalkan Anda. Anda perlu waspada jika pelanggan tak merespon ketika dihubungi melalui email, telepon ataupun pesan singkat. Hal ini menandakan bahwa terdapat hubungan yang kurang baik dan harus segera cari penyebab. Apabila hal itu terjadi, cobalah untuk berkomunikasi dengan rutin.

Pelanggan Membandingkan dengan Bisnis Kompetitor 

Berkat adanya internet, pelanggan bisa dengan mudah mendapat informasi tentang suatu produk. Termasuk membandingkan produk Anda dengan produk kompetitor. Selain itu, pelanggan dapat mencari tahu keuntungan yang akan mereka dapatkan dengan jika memilih Anda.

Tanda pelanggan akan pergi meninggalkan Anda adalah ketika mereka menganggap brand lain memiliki produk dan layanan yang lebih baik. Semakin sering pelanggan membandingkan bisnis Anda dengan pesaing, menandakan ada yang kurang dari bisnis Anda. 

Ketika hal ini terjadi hindari  memberikan sikap defensif. Cobalah untuk menempatkan diri sebagai pelanggan. Karena pada dasarnya konsumen ingin memperoleh produk dan layanan terbaik.

Pelanggan Menolak Diskon 

Semua orang suka  diskon dan produk gratis, kan? Diskon akan menjadi tawaran menarik bagi pelanggan. Itulah mengapa email promosi dengan penawaran diskon khusus biasanya akan mendapatkan open rate tertinggi. 

Ketika pelanggan mulai mengabaikan penawaran diskon, ini tanda pelanggan akan pergi meninggalkan Anda. Artinya pelanggan telah kehilangan minat terhadap produk Anda.

Pelanggan Membatasi Interaksi  

Pelanggan taak mengeluh sama sekali. Mereka juga tak menanggapi email ataupun broadcast Whatsapp berisi promosi. Bahkan tak lagi mengikuti semua media sosial bisnis Anda. Pelanggan yang membatasi interaksi seperti ini menjadi tanda pelanggan akan pergi meninggalkan Anda.

Mereka menilai bahwa Anda gagal memenuhi komitmen lewat produk yang Anda tawarkan. Riset menunjukkan di balik 1 keluhan pelanggan, ada 26 pelanggan yang sebenarnya mempunyai keluhan yang sama. Hanya saja mereka lebih memilih untuk tak mengutarakannya. 

Baca juga: Sudah Tahu 15 Istilah Bisnis Berikut Ini?

Pelanggan seperti ini biasanya menunggu Anda yang menghubungi mereka lebih dulu. Ketika Anda tak melakukannya, mereka memutuskan berhenti menggunakan produk Anda.

Itu dia pembahasan mengenai lima tanda pelanggan akan pergi meninggalkan Anda. Pada dasarnya, mempertahankan pelanggan yang sudah ada lebih sulit daripada mencari pelanggan baru. Melalui lima tanda di atas,  akan memudahkan dalam mendeteksi pelanggan yang berpotensi meninggalkan Anda. Anda pun dapat mencari cara mengatasinya.

Penulis: Merita Ratih

Editor: Erlinda Sukmasari