Jika Anda kesulitan mendapatkan pelanggan. tingkatkan penjualan dengan chat jualan online. Survei dan berbagai penelitian menunjukkan chat jualan mampu meningkatkan konversi secara gila-gilaan. Anda dapat melakukan chat jualan di aplikasi jualan atau Whatsapp dengan memanfaatkan aplikasi Selly.

chat jualan online

Chat jualan online

Melansir dari laman drip.com, studi terbaru yang dilakukan oleh eMarketer menunjukkan bahwa:

  • 38% responden melakukan pembelian online karena chat jualan.
  • Chat penjualan dapat meningkatkan penjualan hingga 40%.
  • 62% konsumen cenderung membeli dari penjual online yang menggunakan chat jualan.

Chat jualan bukan sekedar menjawab pertanyaan pelanggan saja. Ada trik dan strategi khusus yang bisa Anda terapkan. Strategi  yang tepat bisa jadi mesin penjualan yang efektif. Penasaran bagaimana trik melakukan chat jualan?

Dalam artikel ini akan membagikan tujuh trik chat jualan yang ampuh untuk mendorong lebih banyak lagi penjualan dan menjadikan bisnis anda lebih unggul dari kompetitor.

Baca juga: Growth Hacking: Strategi Marketing untuk Menumbuhkan Bisnis Anda

7 Trik Chat Jualan Online

Buat Chat Penjualan yang Proaktif

Anda bisa mulai terlebih dulu dengan mengirimkan pesan yang relevan seperti “Hai, Anda lupa [Nama Produk] di keranjang. Yuk segera proses pesananmu selagi stok masih ada!”. Anda juga dapat mengirimkan testimoni pelanggan yang telah puas dengan produk Anda. Hal ini akan memotivasi calon pembeli untuk melakukan pembeliannya.

Ketika pelanggan menanyakan

  • Ketersediaan produk,
  • Variasi produk,
  • Informasi pengiriman,
  • Dan lain-lain.

Pastikan bahwa Anda menjawabnya tepat waktu. Hindari menunda membalas chat pelanggan. Agar pelanggan memiliki ekspektasi yang sesuai, informasikan jam kerja Anda. Artinya, hanya pada jam itu saja Anda akan membalas chat pelanggan secara proaktif dan tepat waktu.

Buat Chat Penjualan yang Menjawab Pain Point

Pain point adalah keluhan pelanggan. Ketika calon konsumen mengirim chat, bisa dipastikan mereka sedang mencari solusi atas keluhan mereka. Nah, dari pertanyaan mereka, Anda dapat mengidentifikasi pain point tersebut. Misalnya, jika mereka menanyakan cara kerja produk, Anda dapat mengirimkan tutorial pengguna produk. Bahkan jika perlu sertakan juga video penjelasan.

Buat Chat Jualan Online yang Singkat dan Sederhana

Pastikan pesan yang Anda kirimkan berupa kalimat singkat. Pada dasarnya, orang kurang suka membaca kalimat panjang. Selain itu, gunakanlah bahasa yang sederhana. Hindari menggunakan istilah-istilah asing yang dapat disalapahami oleh pelanggan.

Buat Chat Jualan Online yang Personal

Gunakan bahasa informal, perkenalkan diri dan sisipkan emoji. Hal ini akan membuat calon konsumen tak merasa sedang berbicara dengan robot. Dengan begitu mereka akan lebih mudah percaya dan menerima apa yang Anda disampaikan.

Jelaskan USP Produk

Cara tercepat untuk menjual kepada calon konsumen melalui chat adalah dengan memaparkan USP (Unique Selling Points) dari produk Anda. USP adalah nilai unik produk yang tak dimiliki pesaing. Misalnya menjelaskan fitur unggulan produk, garansi, atau alasan mengapa mereka membutuhkan produk tersebut. Anda juga dapat menampilkan ulasan yang memuji kualitas produk.

Baca juga: Wow, 95% Keputusan Pembelian Terjadi Karena Emosi!

Balas Chat dengan Segera

Begitu chat jualan online Anda direspon, balas dengan segera. Cepat lambatnya membalas chat ternyata dapat mempengaruhi keputusan pembelian. Data Forrester menunjukkan, 45% calon pembeli tak jadi membeli jika mereka menunggu jawaban terlalu lama.

Akhiri Chat Jualan Online dengan Tindak Lanjut Melalui Email

Sebelum mengakhiri chat, Anda harus menawarkan untuk melakukan follow up atau tindak lanjut melalui email. Dengan begitu Anda bisa mengumpulkan database. Anda dapat mengirim penawaran terbatas untuk produk tersebut. Selain itu, Anda juga menanyakan kepuasan pelanggan.

Penulis: Merita Ratih

Editor: Erlinda Sukmasari