Anda seorang pemasok? Bisa menjadi pemasok toko ritel merupakan kebanggan sendiri bagi seorang supplier. Untuk menembus pasar retail, produk harus memenuhi standar tertentu.

Menjadi Pemasok Toko Ritel

Inaproduct – Berikut ini ada beberapa tips yang perlu Anda pahami agar produk Anda dapat diterima oleh toko retail. Sebagai pemasok atau supplier, Anda harus tahu hal ini.

Sajikan Produk yang Telah Sempurna 

Agar supplier bisa menjadi pemasok toko retail, sajikan produk secara lengkap. Siap jual dan memiliki merek usaha resmi. Bukan sekadar ide atau gagasan atas sebuah produk yang belum siap produksi. Pihak ritel tak mau membuang waktu untuk menunggu produk itu dikembangkan terlebih dulu. Oleh sebab itu, pemasok toko ritel perlu memiliki produk final. Produk tersebut sempurna baik dari segi kelayakan dan juga kualitas serta siap jual.

Harus Menyertakan Sertifikasi dan Perizinan 

Sebagai supplier, sudah menjadi kewajiban untuk memenuhi sertifikasi. Mulai dari izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT), izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Selain itu juga mengantongi perizinan lengkap, seperti sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) dan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).  Apabila produk Anda sudah mengantongi sertifikat dan izin tersebut, maka kemungkinan diterima menjadi pemasok retail akan lebih besar. Bagaimanapun keamanan produk jadi prioritas utama toko retail.

Baca juga: Kelas Akselerasi Digital Dukung Target 30 Juta UMKM Go Digital di 2023

Harus Memiliki Riwayat Penjualan Produk yang Jelas 

Toko ritel tak mau ambil risiko menerima produk baru dan belum terlihat bagaimana hasil penjualannya di pasaran. Toko ritel cenderung memilih produk yang sudah cukup dikenal pasar

Oleh karena itu, sebelum menjadi pemasok toko ritel, pastikan produk Anda memiliki riwayat penjualan. Sebagai bukti bahwa produk ini sudah terjual dalam kurun waktu tertentu.  Catatan tersebut akan digunakan pihak retail untuk  menentukan strategi pemasaran tepat untuk diterapkan nantinya. 

Harus Memiliki Strategi Pemasaran yang Jelas 

Salah satu hal tak boleh dilewatkan oleh para pemasok toko retail adalah strategi pemasaran. Produk bisa makin dikenal dan langsung menarik perhatian konsumen. Supplier harus memiliki strategi pemasaran yang tepat dan jelas, supaya produk bisa makin dikenal dan langsung menarik perhatian konsumen.

Strategi pemasaran seperti ini yang biasanya disukai oleh jaringan toko-toko ritel. Pasalnya mereka ingin produk yang didapatkan dari supplier bisa cepat laku dan laris manis. 

Hindari Bersaing dengan Produk Toko Retail

Toko retail biasanya memiliki produk dengan merek mereka sendiri. Jadi, produk Anda sebisa mungkin tak bersaing dengan produk yang sudah mereka buat. Hal ini penting karena berkaitan dengan urusan pemasaran. Sebab, dapat membuat produk kita sulit terjual.

Menemui Langsung Pihak Retail

Meski saat ini banyak kegiatan yang bisa dilakukan secara daring. Ada baiknya apabila Anda mendatangi pihak toko retail untuk mengenalkan produknya secara langsung. Melalui pertemuan tatap muka, baik pihak retail modern dan supplier dapat berdiskusi secara efektif. Bahkan besar kemungkinan, pertemuan langsung akan diakhiri dengan kontrak kerja sama pemasokan produk.

Menyediakan Sampel Produk

Untuk menjadi pemasok toko ritel, bawalah sampel produk (dummy) saat menemui pihak gerai retail. Kenapa harus ada sampel produk? Supaya pihak retail dapat menilai langsung penampilan, kualitas serta peluang dari produk yang Anda tawarkan. Daripada hanya melihat sample produk secara visual melalui presentasi. Kehadiran fisik produk lebih mampu memberi informasi produk secara maksimal.

Baca juga: Mengetahui Perbedaan Sourcing dan Purchasing

 Demikian cara untuk untuk menjadi pemasok toko ritel. Jika supplier sudah memenuhi semua syarat di atas, peluang diterima oleh toko ritel bakal semakin besar. Sebagai Langkah awal Anda bisa mulai mengirimkan email proposal kerjasama dan marketing kit ke beberapa gerai retail. Selamat mencoba!

Penulis: Merita Ratih

Editor: Erlinda Sukmasari