Arus kas koperasi adalah laporan keuangan koperasi yang berisi tentang pengeluaran dan pemasukan uang tunai. Laporan ini mencakup laporan harian, mingguan, dan jangka waktu lainnya.

Pengertian Arus Kas Koperasi

Inaproduct – Seperti diketahui, koperasi adalah perserikatan atau organisasi yang didirikan untuk membantu anggotanya. Pada umumnya, koperasi menjual barang dengan harga murah.

Selain itu, koperasi juga memberi pinjaman kepada anggotanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh sebab itu, banyak terjadi proses masuk dan keluarnya uang di sana.

Itulah mengapa arus kas koperasi diperlukan. Sederhananya, arus kas koperasi adalah laporan yang dibuat untuk mencatat uang yang masuk dan keluar.

Di dalam arus kas koperasi tersebut, terdapat penjelasan mengenai uraian biaya. Jadi, arus kas koperasi ini sangat penting untuk keberlangsungan koperasi agar bisa bertahan.

Baca juga: Pengertian Laporan Arus Kas, Cara Membuat, dan Metodenya

Manfaat Arus Kas Koperasi 

Selain untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran, apa saja manfaat lain dari arus kas koperasi?

Memudahkan dalam Evaluasi

Salah satu manfaat dari arus kas koperasi adalah memudahkan dalam evaluasi untuk laporan berikutnya. Dengan adanya laporan ini, dapat terlihat jelas sumber pengeluaran dan pemasukan uang. Nantinya, laporan tersebut sangat bermanfaat untuk menentukan program serta kebijakan koperasi berikutnya.

Memprediksi Laporan Keuangan Berikutnya

Selain melakukan perbaikan, arus kas koperasi juga bisa memprediksi laporan keuangan berikutnya. Hal ini akan mengantisipasi kemungkinan yang akan berdampak terhadap laporan keuangan ke depannya.

Melihat Perkembangan Badan Usaha

Terakhir, arus kas koperasi dapat melihat perkembangan bisnis. Dari laporan keuangan, akan terlihat apakan badan usaha itu berkembang atau tidak.

Cara Menyajikan Arus Kas Koperasi

Lalu, bagaimana cara menyajikan arus kas koperasi? Sebelum mengetahui caranya, Anda harus mengetahui terlebih dahulu berbagai macam kegiatan di koperasi.

Kegiatan Pendanaan

Hal-hal yang mencakup pendanaan, yaitu

  • Penerimaan penambahan investasi,
  • Hasil penjualan saham,
  • Pengeluaran penarikan saham, dan
  • Biaya keluar untuk membayar utang jangka panjang.

Kegiatan Investasi

Hal-hal yang termasuk ke dalam kegiatan ini adalah

  • Penerimaan dari hasil penjualan tanah,
  • Penjualan peralatan,
  • Pengeluaran untuk membeli peralatan, dan
  • Biaya keluar untuk membeli gedung

Kegiatan Operasional

Hal-hal yang termasuk ke dalam kegiatan ini, yaitu

  • Penerimaan kas dari penjualan tunai,
  • Terima kas dari piutang,
  • Membayar utang (Utang langganan dan jangka pendek), dan
  • Untuk membeli perlengkapan.

Dari kegiatan-kegiatan di atas, ada dua cara atau metode untuk menyusun laporan keuangan yaitu sebagai berikut.

Baca juga: Apa itu QR Code? Jenis, Manfaat, dan Cara Membuatnya

Metode Langsung (Direct Cash Flow)

Metode ini mengelompokkan laporan berdasarkan aktivitas operasional koperasi. Selain itu, metode ini menjelaskan tentang pemasukan serta pengeluaran seluruh aktivitas keuangan.

Metode Tidak Langsung (Indirect Cash Flow)

Laporan dengan metode ini menggambarkan detail tentang pengeluaran dan pemasukan pada periode tertentu. Selain itu, Indirect cash flow juga menghitung berdasarkan laba bersihnya. 

Laba bersih dikoreksi dari laporan laba rugi yang ada dalam aktivitas operasi. Dalam membuat arus kas koperasi, Anda harus menghitung kas bersih pada tiga kegiatan di atas. Selain itu, hitunglah semua perubahan saldo rekening. 

Kemudian, Anda bisa menentukan ingin menggunakan cara langsung atau tidak. Dari laporan ini, Anda akan bisa mendapatkan hasil dari laba dan rugi.

Itulah penjelasan tentang arus kas koperasi. Selain untuk koperasi, mencatat laporan keuangan yang rapi juga diperlukan untuk UMKM. Dalam melakukan kegiatan utamanya, koperasi bekerja sama dengan berbagai pihak. Oleh sebab itu, ini bisa menjadi peluang usaha menarik untuk Anda. 

Sebagai pelaku UMKM, Anda bisa bergabung menjadi anggota koperasi. Salah satu manfaatnya adalah mendapatkan bantuan pinjaman modal.

Penulis: Cahaya Muslim

Editor: Erlinda Sukmasari