Pernahkah Anda mendengar istilah harga grosir? Istilah ini sering dijumpai dalam dunia bisnis yang melibatkan antara supplier dan penjual. Sebagai pelaku bisnis, Anda bisa mendapat keuntungan dari harga tersebut.

harga grosir
Harga grosir

Pengertian Harga Grosir

Sederhananya, harga grosir adalah harga barang yang dijual dalam jumlah besar. Biasanya, supplier memberi harga ini kepada pedagang yang akan menjual secara satuan kepada konsumen.

Oleh sebab itu, sangat penting bagi para pedagang menemukan supplier yang tepat. Hal tersebut agar pedagang dapat menjual barang yang berkualitas kepada konsumen.

Dengan begitu, Anda bisa meningkatkan kepuasan konsumen terhadap produk-produk Anda. Pembeli juga akan melakukan pembelian berikutnya bahkan merekomendasikan kepada orang yang dikenalnya.

Jadi, penting untuk setiap pelaku usaha menjaga hubungan baik dengan produsen yang telah dipercaya kualitas barangnya.

Anda bisa mencari produsen yang dapat dipercaya dengan memanfaatkan platform Inaproduct.

Inaproduct mempertemukan supplier dengan buyer dari pasar B2B. Dengan Inaproduct, Anda lebih mudah mendapatkan harga grosir tanpa perlu khawatir kualitasnya.

Contoh Harga Grosir

Contohnya adalah sebagai berikut. Dalam sebuah platform, Anda bisa dengan mudah menemukan berbagai macam barang disertai harga jelasnya.

Contoh, ada sebuah jam tangan dijual dengan harga satuannya sebesar 90 ribu rupiah. Dengan harga partai besar, apabila membeli lebih dari lima barang, harga satuan menjadi 81 ribu rupiah. 

Sementara itu, stok yang disediakan sebanyak 100 unit. Ketika penjual membeli 100 barang, berarti 81 ribu dikali 100 totalnya adalah 8,1 juta rupiah.

Kemudian, penjual bisa menjualnya kepada konsumen dengan harga eceran yang sama atau lebih tinggi. Contoh, satuannya dijual seharga 90 ribu rupiah atau 95 ribu rupiah.

Baca juga: 5 Kesalahan Fatal Pebisnis Ketika Go Digital

Keuntungan Membeli dalam Harga Grosir

Membeli barang dalam jumlah besarmemang membutuhkan modal yang besar. Akan tetapi, keuntungan yang didapatkan juga jauh lebih besar. Berikut tiga keuntungan membeli dalam partai besar.

Harga Lebih Murah

Seperti contoh di atas, dengan membeli harga grosir, Anda bisa hemat sekitar lima sampai sepuluh ribu rupiah. Hal ini membantu Anda menekan biaya modal untuk pembelian barang.

Barang Ready Stock untuk Pembeli

Pembeli lebih menyukai penjual yang memiliki barang-barang dengan stok tersedia. Oleh sebab itu, membeli dengan dalam partai besar membuat Anda selalu mempunyai barang yang siap dikirim.

Hal itu akan meningkatkan kepuasan konsumen Anda sehingga mereka akan memberi rating yang baik.

Keuntungan Lebih Besar

Terakhir, membeli dengan harga ini bisa membuat Anda mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Anda bisa menjual harga satuan lebih besar daripada yang dijual oleh produsen. Menjual dengan harga yang sama pun masih memberikan keuntungan yang cukup lumayan untuk Anda.

Baca juga: RFQ: Fitur Tawar Menawar Versi Digital

Perbedaan Harga Grosir dan Eceran

Jumlah Barang yang Dijual

Grosir merupakan barang yang dijual dalam jumlah besar. Sementara itu, eceran adalah barang yang dijual secara satuan atau sedikit.

Harganya pun berbeda. Apabila menjual atau membeli grosir, harga satuannya terhitung lebih murah dibanding dengan eceran.

Pihak yang Terlibat Transaksi

Biasanya, barang dengan jumlah yang besar dibeli oleh para penjual dari produsen. Kalau eceran, barang dibeli dalam jumlah sedikit oleh pembeli dari penjual.  Jadi, pihak yang terlibat pada transaksi berbeda.

Tujuan Pembelian

Terakhir, perbedaan jelasnya terletak pada tujuan pembelian. Mereka yang membeli harga grosir biasanya bertujuan untuk menjual kembali barang tersebut. Sementara itu, mereka yang membeli eceran biasanya hanya digunakan untuk keperluan pribadi.

Penulis: Cahaya Muslim

Editor: Erlinda Sukmasari