Ketika akan mulai berbisnis, Anda perlu melakukan analisis peluang usaha. Ini penting agar Anda bisa memiliki usaha yang untung dan langgeng. Analisis ini penting sekalipun bisnis Anda berskala UMKM.

Apa Itu Analisis Peluang Usaha?

Inaproduct – Analisis peluang usaha adalah hal yang Anda lakukan sebelum mulai berbisnis. Analisis peluang usaha terdiri dari perencanaan, riset, dan evaluasi dari bisnis yang akan Anda jalankan. Hal ini Anda lakukan untuk mengetahui seberapa besar potensi usaha yang akan dijalankan.

Apa Manfaat Analisis Peluang Usaha?

Sebelum mengetahui bagaimana cara melakukan analisis peluang bisnis, Anda perlu memahami manfaat melakukannya. Berikut merupakan penjelasannya.

Mengetahui Kelayakan Usaha

Sebelum terjun di pasar, Anda perlu tahu apakah ide bisnis yang dimiliki layak untuk dijalankan. Hal ini bisa diketahui dengan melakukan analisis. Banyak indikator yang harus diperhitungkan. Contohnya, Anda perlu tahu beberapa hal berikut ini.

  • Apakah sudah ada bisnis yang serupa?
  • Apakah barang atau jasa yang ditawarkan memiliki peminat?
  • Seberapa siap bisnis Anda diluncurkan?

Memahami Kompetitor

Manfaat kedua adalah Anda bisa lebih mengenal pesaing bisnis. Buat daftar siapa saja pesaing Anda. Lalu, cari tahu kelebihan yang mereka miliki dibandingkan dengan bisnis Anda. Penting juga menyelidiki kekurangan kompetitor agar Anda dapat mengunggulinya.

Dengan mengetahui kelebihan kompetitor, Anda tahu standar persaingan dalam pasar yang dibidik. Jika tahu apa saja kekurangan kompetitor, Anda bisa membuat terobosan baru agar lebih unggul. Anda pun juga dapat menemukan USP (unique selling proposition) dalam bisnis.

Mengetahui Risiko yang Akan Dihadapi

Setiap menjalankan sebuah bisnis, seorang pengusaha pasti akan menghadapi berbagai risiko. Melalui analisis pasar, Anda bisa mengetahui apa saja risiko yang harus ditaklukkan atau dihindari.

Dengan begitu, Anda menjadi lebih siap dan matang sebelum bisnis diluncurkan. Buatlah strategi untuk meminimalisasi atau mengatasinya. Jika memungkinkan, cobalah menghilangkan risiko-risiko tersebut.

Beberapa risiko yang mungkin terjadi adalah sebagai berikut.

  • Pelanggan bosan dengan produk sehingga penjualan menurun.
  • Harga bahan baku naik sehingga memengaruhi harga pokok penjualan.
  • Kompetitor mengeluarkan inovasi baru berdasarkan kekurangan produk Anda.
  • Terjadi kelangkaan bahan baku sehingga operasional Anda terhambat.

Lebih Mengenal Calon Konsumen

Analisis bisnis juga membantu Anda untuk mengenal calon pelanggan. Anda perlu melakukan riset siapa saja yang akan menjadi konsumen bisnis tersebut. Cari tahu sebanyak mungkin tentang mereka.

Hal ini penting dilakukan agar Anda bisa melakukan pemasaran yang efektif untuk menjangkau calon pelanggan. Ketahui apa masalah pelanggan dan berikan solusi yang tepat melalui produk Anda.

Anda dapat memetakan calon konsumen berdasarkan

  • Usia, 
  • Jenis kelamin,
  • Latar belakang pendidikan,
  • Latar belakang ekonomi,
  • Pekerjaan,
  • Tempat tinggal, 
  • Jumlah uang yang dibelanjakan,
  • Cara mengisi waktu luang,
  • Tempatnya berbelanja,
  • Dan lain-lain.

Siap Menghadapi Persaingan

Kini, Anda menjadi lebih siap untuk menghadapi persaingan bisnis. Anda sudah mengenali kompetitor, calon pelanggan, hingga risiko yang akan dihadapi. Tanpa melakukan analisis usaha, Anda tidak memiliki petunjuk apapun untuk bisa bertahan di bidang bisnis. Karena itulah, analisis peluang usaha harus dilakukan dengan sungguh-sungguh.

Memproyeksikan Keuntungan Bisnis

Melakukan analisis terhadap bisnis juga membantu Anda memproyeksikan keuntungan yang akan didapat. Ini akan membantu Anda untuk mengambil setiap keputusan dalam berbisnis. Selain itu, Anda juga akan semakin bijak untuk dalam melakukan pengeluaran selama berbisnis.

Anda juga bisa memproyeksikan kerugian bisnis. Jika ternyata merugi,  Anda bisa melakukan evaluasi untuk menghindari masalah di kemudian hari. Caranya adalah dengan memproyeksikan keuntungan tiap produk yang terjual.

Mengetahui Potensi Pertumbuhan Usaha

Melakukan riset tentang peluang usaha membantu Anda untuk mengetahui potensinya di masa depan. Anda bisa tahu apa saja kesempatan yang bisa diambil untuk memaksimalkan keuntungan untuk bisnis. Jika ada halangan yang menghadang, Anda bisa melakukan persiapan sejak sekarang agar risiko bisa diminimalisasikan.

Contohnya, potensi pertumbuhan usaha menjadi distributor frozen food. Nilai pasar frozen food bisa mencapai 200 triliun rupiah pada 2025. Artinya, jika Anda berbisnis di bidang frozen food, potensinya sangat besar. 

Bagaimana Cara Analisis Peluang Usaha?

Berbagai manfaat analisis usaha sudah Anda baca di atas. Namun, bagaimana cara melakukannya? Berikut beberapa hal yang bisa dicoba.

Analisis Peluang Bisnis dengan SWOT

Analisis SWOT sudah banyak digunakan untuk melakukan analisis peluang bisnis. Melalui metode ini, pengusaha dapat lebih mengenal keadaan internal dan eksternal bisnis. Penjelasan lebih lengkap mengenai metode SWOT ada di bawah ini.

Kondisi Internal

Keadaan di dalam bisnis Anda bisa diketahui dengan melihat kekuatan dan kelemahannya. Contohnya yang termasuk dalam kekuatan Anda adalah

  • Keunggulan barang atau jasa Anda, 
  • Keunikan yang membedakan brand dengan kompetitor,
  • Pelayanan Anda,
  • Harga produk Anda,
  • Kecepatan pengiriman,
  • Dan lain-lain.

Identifikasi juga kelemahan bisnis Anda. Misalnya

  • Variasi produk yang terbatas, 
  • Kapasitas produksi yang rendah, hingga
  • Bergantung hanya dengan satu supplier.

Kondisi Eksternal

Sementara itu, kondisi di luar usaha bisa dilihat dari kesempatan dan ancaman yang harus dihadapi. Contoh kesempatan adalah

  • Perkembangan tren konsumen,
  • Teknologi,
  • Target market baru,
  • Dan lain-lain.

Begitu juga ancaman yang dapat menghambat bisnis Anda. Misalnya siklus hidup produk yang pendek, minat konsumen yang cepat berubah, atau bahan baku yang langka.

Metode 5W + 1H

Anda juga bisa melakukan analisis peluang usaha dengan menggunakan metode ini. Ajukan pertanyaan what, why, where, when, who, dan how kepada diri sendiri. Contohnya:

  • Apa barang atau jasa yang dijual?
  • Di mana produk akan dipasarkan?
  • Kapan bisnis akan diluncurkan?
  • Siapa calon pelanggan potensialnya?
  • Bagaimana Anda mengatasi persaingan dengan kompetitor?

Anda harus punya jawaban yang matang untuk pertanyaan-pertanyaan tersebut. Sebelum memiliki jawaban yang pasti, tak perlu buru-buru meluncurkan bisnis Anda.

Menyusun Business Plan

Langkah terakhir yang perlu dilakukan adalah dengan menyusun business plan. Anda perlu menuliskan semua kegiatan, tujuan, keuangan, dan pemasaran bisnis.

Anda perlu menyusun rencana rencana bisnis yang bisa dievaluasi. Dari situ, Anda bisa tahu apakah rencana tersebut berjalan dengan lancar atau sebaliknya. Dalam business plan yang dibuat, ada beberapa hal yang harus ada di dalamnya

  • Profil perusahaan,
  • Tujuan bisnis,
  • Modal bisnis,
  • Strategi pemasaran,
  • Rencana bisnis,
  • Proyeksi keuntungan,
  • Laporan keuangan, dan
  • Evaluasi.

Nah, itulah pembahasan mengenai berbagai manfaat melakukan analisis peluang usaha. Anda bisa menjadi lebih siap sebelum benar-benar menjalankan usaha. 

Telah dibahas juga beberapa cara melakukan analisis usaha dan pembuatan business plan. Dengan perencanaan yang matang, bisnis Anda bisa lebih matang dan mampu bertahan dalam jangka panjang.