Menjangkau calon pembeli potensial menjadi tantangan yang harus dihadapi setiap pengusaha ketika memulai bisnis. Beragamnya demografi masyarakat menyebabkan selera mereka pasar tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya. Selain itu, yang terpenting adalah Anda bisa memastikan bahwa strategi bisnis yang beragam.

Akibatnya, menemukan orang yang mau membeli produk Anda menjadi sebuah tantangan. Berikut beberapa strategi yang dapat Anda lakukan untuk menjangkau calon pembeli potensial.

Strategi Menjangkau Calon Pembeli Potensial

Menganalisis Kompetitor 

pembeli potensial
Pembeli potensial

Menganalisis kompetitor adalah strategi pertama yang harus Anda lakukan. Cari tahu apa yang kompetitor lakukan, bagaimana mereka melakukannya, dan apakah itu berhasil.

Anda bisa mengetahui kekurangan kompetitor dan menemukan celah yang bisa Anda masuki. Buat produk Anda lebih unggul dibanding kompetitor dan cukup kuat untuk dilihat oleh pasar. 

Iklan Bertarget

Selanjutnya adalah iklan bertarget. Iklan bertarget (targeted advertising) merupakan iklan online yang berfokus pada sifat, minat, dan preferensi tertentu dari konsumen.

Untuk dapat menarik perhatian pengguna, penyedia iklan telah menyesuaikan diri dengan kebiasaan pengguna. Dalam hal ini target konsumen Anda. Kemudian penyedia iklan menggunakan informasi tersebut untuk menampilkan iklan kepada target pelanggan Anda.

Saat ini, iklan bertarget telah banyak digunakan oleh bisnis besar untuk peningkatan jumlah calon pembeli potensial. Sebagai salah satu metode pemasaran online, iklan bertarget dinilai lebih efektif dan juga lebih murah daripada iklan tradisional. Anda hanya membayar per interaksi dari iklan yang telah dibuat. 

 Jangkau Calon Pembeli Potensial dengan Media Sosial

Ingat, pelanggan harus memiliki akses mudah ke tim penjualan dan layanan pelanggan. Semakin rumit proses layanan pelanggan bagi konsumen, semakin Anda tampak seperti menghindari mereka. 

Untuk itu dibutuhkan media komunikasi yang mudah digunakan seperti media sosial. Aktif di media sosial membuat bisnis Anda lebih mudah diakses, up to date, dan terlibat dengan basis pelanggan lebih baik.

Menggunakan Analitik

Analitik (analytics) jadi salah satu aspek terpenting dari pemasaran online dalam rangka menjangkau pembeli potensial. Mengapa? Dengan memantau apa yang calon lakukan secara online, Anda bisa tahu yang mereka inginkan. 

Analytics adalah istilah yang mengacu pada pengumpulan, pelaporan, dan analisis data yang dihasilkan pengunjung web. Dengan kata lain,  analytics bisa mengukur keberhasilan situs web atau aplikasi Anda. Tak hanya website dan aplikasi, Anda juga dapat menggunakan analytics di email, media sosial, dan iklan digital. 

Anda memerlukan analitik untuk menarik perhatian calon pembeli potensial sekaligus merencanakan strategi pemasaran online. Data ini akan menunjukkan apa yang berhasil dan apa yang tidak, dan mengapa itu bisa terjadi.

Di samping itu, mesin pencarian Google juga menggunakan analytics untuk menentukan urutan munculnya hasil pencarian. Jadi jika Anda tak memproduksi konten yang menarik, Anda akan sulit berada di peringkat teratas halaman pencarian. Potensi Anda untuk ditemukan calon pembeli potensial sangat kecil. 

Baca juga: 4 Strategi Marketing B2B yang Terbukti Meningkatkan Penjualan

Mirip dengan iklan bertarget, pemasaran afiliasi dapat membantu Anda membangun kesadaran merek (brand awareness) secara online. Afiliasi adalah salah satu cara mengembangkan bisnis dalam bentuk kerjasama dengan pihak luar untuk  memasarkan produk.

Ketika melakukan afiliasi, biasanya influencer akan menyebutkan bisnis Anda. Secara fungsional ini sama dengan merekomendasikan ke konsumen secara luas. Untuk basis pelanggan yang menghabiskan banyak waktu online, melihat bisnis Anda di mana-mana akan memperkuat merek dalam pikiran mereka. 

Pemasaran afiliasi juga berperan membangun hubungan antara produk Anda dan pain point yang bisa produk Anda akan selesaikan. Dari sini, pemasaran afiliasi secara efektif dapat mempengaruhi keputusan pembelian para calon pembeli potensial. Dari yang awalnya ragu menjadi percaya dan yakin untuk membeli.

Ulasan Positif

Ulasan positif dari pelanggan setia Anda dapat mengubah calon pembeli menjadi pelanggan potensial. Membaca ulasan yang bagus menciptakan kesan pertama yang baik atas bisnis Anda. Ada dua cara memanfaatkan ulasan positif untuk membangun kepercayaan, yaitu

  • Pertama, memberikan kompensasi kepada pelanggan untuk ulasan positif yang diberikan. Misalnya, menawarkan produk atau layanan secara gratis dengan syarat pelanggan harus memberikan ulasan.
  • Kedua, mencantumkan ulasan terbaik dalam materi promosi. Misalnya, menampilkan ulasan pelanggan pada situs web Anda.

Baca juga: Apa Itu B2B, Contoh Usaha, Karakteristiknya, dan Tantangannya

Demikian pembahasan tentang strategi menjangkau calon pembeli potensial bisnis. Setelah berhasil memenangkan hati konsumen, ingatlah untuk terus mempertahankan hubungan dengan mereka. Untuk menjaga kepercayaan dan loyalitas konsumen pada bisnis Anda. Selamat mencoba!

 

Penulis: Merita Ratih

Editor: Erlinda Sukmasari