Salah satu peluang bagi UMKM dalam meningkatkan omzet bisnis adalah dengan berjualan di bulan Ramadan. Ada beberapa tips jualan di bulan Ramadan agar bisa mendapatkan untung maksimal.

Tips Jualan di Bulan Ramadan Biar Untung Maksimal

Inaproduct – Tentunya, Anda tidak ingin melewatkan momen Ramadan ini begitu saja. Sebab, peluang usaha banyak sekali bermunculan pada saat bulan mulia ini tiba.

Misalnya, banyak acara-acara bazar diselenggarakan di sekitar rumah, universitas, sampai lapangan kantor pemerintah setempat. Tujuannya untuk mempertemukan UMKM dengan pembeli yang ingin memenuhi kebutuhan berbuka puasa atau kebutuhan lainnya di bulan Ramadan.

Selain itu, peluang usaha lainnya berupa larisnya makanan atau minuman yang hanya bisa ditemui di bulan Ramadan, seperti kolak pisang, timun suri, dan lain sebagainya.

Dengan melihat berbagai macam peluang ini, UMKM bisa menyiapkan strategi khusus agar bisa mendapatkan untung maksimal. Berikut tips UMKM jualan di bulan Ramadan.

Mengikuti Bazar Ramadan

Ikutilah berbagai bazar Ramadan yang ada di sekitar Anda. Hal ini akan memperbesar peluang Anda untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak. Sebab, orang-orang yang datang ke bazar tujuannya memang untuk membeli produk yang ada di tempat tersebut.

Tugas Anda sebagai UMKM adalah memastikan pengunjung mengunjungi stand Anda. Tariklah perhatian calon konsumen dengan harga dan porsi yang sesuai, kemasan yang bagus, dan sebagainya.

Saat berjualan di bazar, Anda harus menaikkan harga jual produk dari biasanya karena harus membayar biaya sewa stand. Dengan harga yang naik tersebut, Anda bisa mempertimbangkan untuk melakukan penyesuaian produk Anda. Contohnya, membuat tampilan produk terlihat lebih mewah atau menambah porsinya apabila memungkinkan.

Baca juga: 3 Tips Jualan di Bazaar Ramadan untuk UMKM

Berjualan Produk yang Diburu saat Ramadan

Anda bisa memanfaatkan momen Ramadan ini dengan berjualan produk yang diburu saat Ramadan. Banyak produk yang sifatnya musiman atau hanya muncul ketika Ramadan. Produk-produk tersebut bisa muncul karena sangat laris di pasaran ketika Ramadan tiba.

Contoh sederhananya ada makanan untuk kebutuhan berbuka puasa, seperti

  • Biji salak, 
  • Bubur pacar cina, 
  • Sate susu, 
  • Mie glosor,
  • Bongko kopyor, dan 
  • Lemang.

Kemudian, Anda juga bisa menjual pakaian Muslim untuk shalat, perlengkapan ibadah, dan sebagainya.

Berjualan pada Sore Hari

Kondisi berpuasa membuat orang-orang lebih banyak menghabiskan waktunya di dalam ruangan pada saat siang hari. Kebanyakan orang baru akan keluar untuk membeli sesuatu pada sore atau malam hari.

Manfaatkan Media Sosial

Maksimalkanlah manfaat dari media sosial. Dengan medsos, produk Anda akan lebih dikenal oleh banyak orang.

Buatlah konten bernuansa Ramadan yang berhubungan dengan produk Anda. Pertimbangkan keunggulan produk Anda untuk menunjang kelancaran aktivitas di bulan Ramadan ini.

Sediakan Gratis Ongkir

Tidak jarang, konsumen sudah menyukai produk Anda, tetapi batal membeli karena mahalnya biaya ongkos kirim. Oleh sebab itu, Anda bisa menyediakan layanan gratis ongkir. 

Untuk memulai layanan tersebut, Anda bisa menggunakan kurir pribadi. Jadi, pengiriman dilakukan dari pihak sendiri, tanpa melibatkan perusahaan jasa pengiriman.

Baca juga: Cara Jualan Online di HP, Modal Kuota Auto Cuan

Menerapkan Sistem Pre Order 

Pre Order (PO) artinya adalah konsumen membayar sebuah produk, tetapi tidak langsung mendapatkan produknya. Konsumen harus menunggu sampai waktu yang telah ditentukan.

Pada umumnya, sistem PO ini untuk produk-produk yang memang baru bisa diproduksi setelah ada yang memesan. Contohnya, buku atau pakaian custom.

Akan tetapi, sistem tersebut juga sangat bisa digunakan oleh UMKM. Contohnya, UMKM yang menyediakan makanan berbuka puasa. Bukalah PO untuk yang ingin memesan makanan dalam jumlah besar. Anda pun bisa menerima uang di awal, tanpa harus mengeluarkan modal untuk membuat makanan tersebut.

Bekerja sama dengan Komunitas atau Organisasi

TIps terakhir adalah bekerja sama dengan komunitas atau perkumpulan. Cobalah untuk membangun jaringan atau hubungan baik dengan perkumpulan yang ada. Sebab, bulan Ramadan sangat identik dengan berbuka puasa bersama.

Oleh sebab itu, komunitas, lembaga, dan kebanyakan organisasi lainnya akan sering mengadakan bukber. Anda pun bisa menjadi UMKM yang menyediakan kebutuhan berbuka puasa mereka.

Itulah tips jualan di bulan Ramadan agar bisa untung maksimal. Apakah sudah ada tips yang Anda coba?

Penulis: Cahaya Muslim

Editor: Erlinda Sukmasari